Galon Bekas Air Mineral Disulap Jadi Kebun Produktif, Bhabinkamtibmas Desa Durenan Apresiasi Kreativitas Warga
Polres Madiun – Kepedulian terhadap ketahanan pangan dapat dimulai dari halaman rumah sendiri. Pemandangan itulah yang ditemui Bhabinkamtibmas Desa Durenan, Aiptu Budi Siswanto, saat melaksanakan sambang di Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Senin (13/7/2026). Di sudut pekarangan rumah warga tampak deretan galon bekas air mineral yang telah dipotong dan dimanfaatkan sebagai media tanam berbagai tanaman hortikultura, menciptakan kebun kecil yang tertata rapi dan produktif.
Saat berdialog dengan pemilik pekarangan, Aiptu Budi Siswanto mengamati secara langsung pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan menggunakan galon bekas tersebut. Cara sederhana namun kreatif itu menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan tidak menghalangi masyarakat untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
Menurutnya, pemanfaatan galon bekas air mineral sebagai pot tanam merupakan contoh inovasi yang patut diapresiasi. Selain mengurangi limbah plastik, cara ini juga mampu menghadirkan lingkungan rumah yang lebih hijau, bersih, dan produktif. Dengan perawatan yang baik, tanaman dapat tumbuh optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi maupun konsumsi bagi keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak warga agar terus merawat tanaman secara rutin, menjaga kebersihan pekarangan, serta memanfaatkan barang-barang yang masih layak digunakan sebagai media budidaya. Langkah sederhana seperti ini diharapkan mampu mendukung Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Kapolsek Gemarang, AKP Dr. Satriyo Teguh Pranowo, S.Pd., S.H., M.Psi., menyampaikan bahwa jajaran Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mengembangkan berbagai inovasi pemanfaatan pekarangan yang sesuai dengan potensi desa masing-masing.
Di tempat terpisah, Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polri mendukung penuh setiap upaya masyarakat yang mampu mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan inovasi sederhana yang berdampak positif bagi lingkungan.
Melalui kegiatan sambang yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak warga yang terinspirasi memanfaatkan pekarangan rumah serta barang bekas yang masih bernilai guna menjadi media tanam, sehingga ketahanan pangan keluarga dapat terus terjaga dan berkembang.








